Aku mulai menangis...
mengingat kamu...
mengingat perjuanganku untukmu...
Airmata itu mulai mengalir
Saat kutahu kau hanya anganku...
Saat kutahu kau miliknya
Buliran airmata mulai jatuh
Ketika kita mulai jauh
Ketika aku merasa tak sanggup lagi menggapaimu
Airmata itu perlahan kuseka
Airmata yang ia tak dapat melihatnya
Airmata yang tak ia rasakan
Lalu untuk apa aku menangisinya?
Biar saja dia jauh
Biar saja dia bukan milikku
Menangisinya hanya membuang waktu
Lebih baik tersenyum untuk kebahagiaannya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar