music box

Jumat, 22 Juni 2012

Balada Kisah Cintaku


            Inilah sebuah kisahku tentang sulitnya mendapatkan cinta seorang laki-laki yang tidak menyukaiku.Sebut saja laki-laki tersebut Mr.Y .Mukanya biasa-biasa saja tapi senyum yang selalu menghiasi wajahnya membuat Mr.Y terlihat sangat manis.Tubuhnya tinggi dan kulitnya sawo matang.Itulah Mr.Y .
            Banyak orang tidak percaya pada cinta pada pandangan pertama , tapi aku percaya karena aku merasakannya.Dan Mr.Y lah cinta pada pandangan pertamaku.
***
13 Juli 2010.
            Inilah hari pertamaku MOS.Ya, dengan NEM yang tidak bisa dibilang “wah” aku bisa masuk sekolah unggulan dikotaku.Dan disinilah aku memulai balada kisahku ini.Didepan sana dia berdiri.Penuh dengan senyum dan gerak-geriknya yang kocak.
            “Gila!Ni orang manis bener!”batinku sambil senyum-senyum sendiri.
            Karena aku baru di SMP aku masih suka kembali ke SD ku dulu.Bukan untuk menjadi murid SD lagi hanya untuk say hello dan perpisahan.Just it!Dan entah mendapat ide dari mana, aku tiba-tiba berkata
            “Mas Y cakep ya?”ujarku tersipu
            “Saudaraku wi.Kenapa?Naksir?Tak bilangkan ya?”goda Sila membuatku kaget 2/3 mati
            Sopo to?”tanya Mutiara dengan PD-nya dan tanpa wajah bersalah
            “Enggak.Aku enggak naksir.Cuma suka aja lihat wajahnya.”jawabku nge-les
            Aku memang bodoh.Aku telah membohongi perasaanku sendiri.Apa boleh buat?ini juga demi dia.
***
            Ulangan tengah semester 1 ini baru saja selaesai.Aku masih merasa pening.Aku masih terlalu bingung dengan sistm ulangan di sekolahku.Melirik sedikit saja tidak bisa.Akan tetapi melihat Mr.Y didepan sana aku menjadi tersenyum sendiri.Jantungku tidak bisa diajak berkompromi.Di saat seperti ini malah asyik berdegup kencang membuatku semakin deg-degan.
            Setelah agak jauh dari Mr.Y aku berkata
http://www.hpgua.com/2011/06/kata-kata-sakit-hati.html
            “Pip.........Itu orangnya!”gumamku pada Hafifa sambil ketar-ketir tidak karuan.Hafifa langsung menengok ke belakang
            “Oalah...itu to Mas Y?”tanyanya sambil manggut-manggut
            “Cakep kan?”aku malah balik bertanya
            “Biasa.”jawabnya singkat sembrani kembali menyusuri jalan yang penuh dengan pedagang kaki lima
            “Nurut kamu emang biasa tapi nurut aku luar biasa”batinku seraya tersenyum
            Hampir 1 tahun aku 1 sekolah dengan Mr.Y tapi bertemu dengan Mr.Y adalah hal yang langka.Maklum saja, kelasku dengan kelas Mr.Y cukup jauh, jadi tidak bisa beralasan kekamar mandi lalu melewati kelasnya sambil mengintip.Atau sejuta alasan basi lainnya.Melempem.Paling banter juga kalau bertemu Mr.Y di Kantin.Pernah suatu hari aku bertemu Mr.Y di Kantin, bukannya senang aku malah kalutttttttttttttttttttttttt 1/4 mati.
            “Itu lo Mas Y”kata Hafifa memberitahuku
            “Mana?”tanyaku tak sabar sambil celingak-celinguk.Ketika sudah menemukan wajah manis Mr.Y aku tersenyum sendiri.Itulah adatku jika bertemu dengan Mr.Y
            “Tu orang kalo pake kacamata cakep juga.”gumam Hafifa langsung membuatku shock
            Aja naksir dia!”tegasku sebal
            “Enggak.Kan cuma muji.”ujarnya cepat.Hafifa.Orang yang disukai Hafifa memang banyak, tapi aku yakin Mr.Y tidak termasuk.Aku percaya kepadanya.
            23 Mei 2010.
            Aku menggeliat pelan.Aku sedang sebal.Karya tulis ilmiah sebentar lagi harus dikumpulkan jika aku masih ingin mengikuti lomba, tetapi semua anggota kelompokku tidak mau membalas smsku.
            “Buka facebook aja.”batinku.Semua kertas-kertas beserta flashdisk sudah berada di genggamanku.Rencananya setelah selesai membuka facebook aku akan mengerjakan karya ilmiah tersebut.
            Iseng-iseng aku membuka wall milik Mr.Y .Kubaca status terbarunya.WHAT?!!!Mr.Y dirawat di Rumah Sakit?Susah payah aku mencari tahu penyakit apa yang tega mampir ke tubuh Mr.Y .Akan tetapi hasilnya nol.Aku tidak mendapatkan apa-apa.
            Griya Usada kamar Mawar no.8, aku benar-benar ingin kesana sampai-sampai aku lupa bahwa aku berniat mengerjakan karya ilmiah saking sibuknya memikirkan cara untuk bisa menjenguk Mr.Y
            Hal gila pun aku lakukan.Bukan menjenguk langsung dengan alasan salah kamar atau apalah.Tetapi aku SMS Sila dan memaksanya mengajakku menjenguk Mr.Y .Tidak ada hasil apa-apa.Kalaupun ada hasil paling juga Sila menjadi mengerti bahwa aku benar-benar sayang kepada Mr.Y .Tapi apa boleh buat?
***
            25 Mei 2010.
            Aku masih terus memaksa Sila untuk mengajakku menjenguk Mr.Y, tapi ia tetap tidak mau.Aku mendengus kesal.Sekedar iseng, aku membuka wall milik Mr.Y .Aku tersenyum senang.Mr.Y sudah keluar dari rumah sakit.
            Karena terlalu penasaran aku masih mencari tahu tentang penyakit yang tega-teganya membuat sarang disana.Aku terkejut setengah mati mengetahuinya.Usus buntu.Penyakit itu ingin ku tendang sampai mengkerut.Tetapi tidak ada hal yang bisa aku perbuat.Sebelum membuat penyakit tersebut mengkerut aku sudah mengkerut duluan.
***
            Rencananya hari ini aku ingin mulai SMS Mr.Y .Tapi aku masih belum siap.Setelah melakukan ritual sholat Ashar dan dibantu dorongan semangat dari teman-temanku, aku memulainya.Bukannya senang aku malah kecewa.Karena apa?Pending.Itulah jawabannya.Saking sebalnya handphoneku ku matikan.Setelah malam handphone tersebut ku nyalakan kembali, Mr.Y sudah membalas SMS ku.2 hari ini aku dan Mr.Y ber-SMS ria.Akan tetapi hari ke-3 dia sama sekali tidak membalas SMs ku.Diusut-usut itu bukan nomer handphonenya Mr.Y.Semua tawa, tangis, dan marah ini tidak berarti apa-apa jika penyebabnya bukan Mr.Y!
            Hari ke empat tiba-tiba Sila menyatakan bahwa itu memang benar nomer handphone Mr.Y .Aku memulai kembali aksiku.Sama sekali tidak ada respon.Sampai akhirnya pukul 15.42 Mr.Y memulai perang dunia ke-3 diantara kami.Dengan PD-nya dia SMS
            We ki sopo to.Megelne.’
            Dia benar-benar marah besar. Aku juga tidak bisa terus bersabar. Walaupun memang akulah penyebab perang dunia ke-3 diantara kami ini. Aku telah berbohong kepadanya dan berdosa kepada banyak pihak. Papa, Mama, Mr.Y, Tuhan. Maaf semua. Aku telah berbohong tentang namaku. Bukannya aku tidak menghargai namaku. Aku hanya ingin Mr.Y mengenalku sebagai his secret admirer. Akan tetapi semua ini bisa di pikirnya dengan pikiran dingin akan tetapi kenapa Mr.Y tidak? Perang dunia ke-3 diantara kami berakhir dengan kehancuran.
            Mungkin dia tidak akan pernah lagi membalas SMSku. Dan mungkin aku tidak akan pernah berani SMS Mr.Y . But, everything that happen. I still will be your secret admirer ^v^.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar