Inilah sebuah kisahku tentang
sulitnya mendapatkan cinta seorang laki-laki yang tidak menyukaiku.Sebut saja
laki-laki tersebut Mr.Y .Mukanya biasa-biasa saja tapi senyum yang selalu
menghiasi wajahnya membuat Mr.Y terlihat sangat manis.Tubuhnya tinggi dan
kulitnya sawo matang.Itulah Mr.Y .
Banyak orang tidak percaya pada
cinta pada pandangan pertama , tapi aku percaya karena aku merasakannya.Dan
Mr.Y lah cinta pada pandangan pertamaku.
***
13 Juli 2010.
Inilah hari pertamaku MOS.Ya, dengan
NEM yang tidak bisa dibilang “wah” aku bisa masuk sekolah unggulan dikotaku.Dan
disinilah aku memulai balada kisahku ini.Didepan sana dia berdiri.Penuh dengan
senyum dan gerak-geriknya yang kocak.
“Gila!Ni orang manis
bener!”batinku sambil senyum-senyum sendiri.
Karena aku baru di SMP aku masih
suka kembali ke SD ku dulu.Bukan untuk menjadi murid SD lagi hanya untuk say
hello dan perpisahan.Just it!Dan entah mendapat ide dari mana, aku tiba-tiba
berkata
“Mas Y cakep
ya?”ujarku tersipu
“Saudaraku
wi.Kenapa?Naksir?Tak bilangkan ya?”goda Sila membuatku kaget 2/3 mati
“Sopo
to?”tanya Mutiara dengan PD-nya dan tanpa wajah bersalah
“Enggak.Aku
enggak naksir.Cuma suka aja lihat wajahnya.”jawabku nge-les
Aku
memang bodoh.Aku telah membohongi perasaanku sendiri.Apa boleh buat?ini juga
demi dia.
***
Ulangan
tengah semester 1 ini baru saja selaesai.Aku masih merasa pening.Aku masih
terlalu bingung dengan sistm ulangan di sekolahku.Melirik sedikit saja tidak
bisa.Akan tetapi melihat Mr.Y didepan sana aku menjadi tersenyum
sendiri.Jantungku tidak bisa diajak berkompromi.Di saat seperti ini malah asyik
berdegup kencang membuatku semakin deg-degan.
Setelah
agak jauh dari Mr.Y aku berkata
![]() |
| http://www.hpgua.com/2011/06/kata-kata-sakit-hati.html |
“Pip.........Itu
orangnya!”gumamku pada Hafifa sambil ketar-ketir tidak karuan.Hafifa langsung
menengok ke belakang
“Oalah...itu
to Mas Y?”tanyanya sambil manggut-manggut
“Cakep
kan?”aku malah balik bertanya
“Biasa.”jawabnya
singkat sembrani kembali menyusuri jalan yang penuh dengan pedagang kaki lima
“Nurut
kamu emang biasa tapi nurut aku luar biasa”batinku seraya tersenyum
Hampir 1
tahun aku 1 sekolah dengan Mr.Y tapi bertemu dengan Mr.Y adalah hal yang
langka.Maklum saja, kelasku dengan kelas Mr.Y cukup jauh, jadi tidak bisa
beralasan kekamar mandi lalu melewati kelasnya sambil mengintip.Atau sejuta
alasan basi lainnya.Melempem.Paling banter juga kalau bertemu Mr.Y di
Kantin.Pernah suatu hari aku bertemu Mr.Y di Kantin, bukannya senang aku malah
kalutttttttttttttttttttttttt 1/4 mati.
“Itu lo Mas
Y”kata Hafifa memberitahuku
“Mana?”tanyaku
tak sabar sambil celingak-celinguk.Ketika sudah menemukan wajah manis Mr.Y aku
tersenyum sendiri.Itulah adatku jika bertemu dengan Mr.Y
“Tu
orang kalo pake kacamata cakep juga.”gumam Hafifa langsung membuatku shock
“Aja
naksir dia!”tegasku sebal
“Enggak.Kan
cuma muji.”ujarnya cepat.Hafifa.Orang yang disukai Hafifa memang banyak, tapi
aku yakin Mr.Y tidak termasuk.Aku percaya kepadanya.
23 Mei
2010.
Aku
menggeliat pelan.Aku sedang sebal.Karya tulis ilmiah sebentar lagi harus dikumpulkan
jika aku masih ingin mengikuti lomba, tetapi semua anggota kelompokku tidak mau
membalas smsku.
“Buka
facebook aja.”batinku.Semua kertas-kertas beserta flashdisk sudah berada di
genggamanku.Rencananya setelah selesai membuka facebook aku akan mengerjakan
karya ilmiah tersebut.
Iseng-iseng
aku membuka wall milik Mr.Y .Kubaca status terbarunya.WHAT?!!!Mr.Y dirawat di
Rumah Sakit?Susah payah aku mencari tahu penyakit apa yang tega mampir ke tubuh
Mr.Y .Akan tetapi hasilnya nol.Aku tidak mendapatkan apa-apa.
Griya
Usada kamar Mawar no.8, aku benar-benar ingin kesana sampai-sampai aku lupa
bahwa aku berniat mengerjakan karya ilmiah saking sibuknya memikirkan cara
untuk bisa menjenguk Mr.Y
Hal gila
pun aku lakukan.Bukan menjenguk langsung dengan alasan salah kamar atau
apalah.Tetapi aku SMS Sila dan memaksanya mengajakku menjenguk Mr.Y .Tidak ada
hasil apa-apa.Kalaupun ada hasil paling juga Sila menjadi mengerti bahwa aku
benar-benar sayang kepada Mr.Y .Tapi apa boleh buat?
***
25 Mei
2010.
Aku
masih terus memaksa Sila untuk mengajakku menjenguk Mr.Y, tapi ia tetap tidak
mau.Aku mendengus kesal.Sekedar iseng, aku membuka wall milik Mr.Y .Aku
tersenyum senang.Mr.Y sudah keluar dari rumah sakit.
Karena
terlalu penasaran aku masih mencari tahu tentang penyakit yang tega-teganya
membuat sarang disana.Aku terkejut setengah mati mengetahuinya.Usus
buntu.Penyakit itu ingin ku tendang sampai mengkerut.Tetapi tidak ada hal yang
bisa aku perbuat.Sebelum membuat penyakit tersebut mengkerut aku sudah
mengkerut duluan.
***
Rencananya
hari ini aku ingin mulai SMS Mr.Y .Tapi aku masih belum siap.Setelah melakukan
ritual sholat Ashar dan dibantu dorongan semangat dari teman-temanku, aku
memulainya.Bukannya senang aku malah kecewa.Karena apa?Pending.Itulah
jawabannya.Saking sebalnya handphoneku ku matikan.Setelah malam handphone
tersebut ku nyalakan kembali, Mr.Y sudah membalas SMS ku.2 hari ini aku dan
Mr.Y ber-SMS ria.Akan tetapi hari ke-3 dia sama sekali tidak membalas SMs
ku.Diusut-usut itu bukan nomer handphonenya Mr.Y.Semua tawa, tangis, dan marah
ini tidak berarti apa-apa jika penyebabnya bukan Mr.Y!
Hari ke
empat tiba-tiba Sila menyatakan bahwa itu memang benar nomer handphone Mr.Y
.Aku memulai kembali aksiku.Sama sekali tidak ada respon.Sampai akhirnya pukul
15.42 Mr.Y memulai perang dunia ke-3 diantara kami.Dengan PD-nya dia SMS
’We ki
sopo to.Megelne.’
Dia
benar-benar marah besar. Aku juga tidak bisa terus bersabar. Walaupun memang
akulah penyebab perang dunia ke-3 diantara kami ini. Aku telah berbohong kepadanya
dan berdosa kepada banyak pihak. Papa, Mama, Mr.Y, Tuhan. Maaf semua. Aku telah
berbohong tentang namaku. Bukannya aku tidak menghargai namaku. Aku hanya ingin
Mr.Y mengenalku sebagai his secret admirer. Akan tetapi semua ini bisa di
pikirnya dengan pikiran dingin akan tetapi kenapa Mr.Y tidak? Perang dunia ke-3
diantara kami berakhir dengan kehancuran.
Mungkin dia tidak akan pernah lagi membalas SMSku. Dan
mungkin aku tidak akan pernah berani SMS Mr.Y . But, everything that happen. I
still will be your secret admirer ^v^.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar