jika aku terus menanyakan kapan datangnya waktu.
Mungkin bukan bersabar namanya,
jika aku terus gelisah
menanti dia yang tak kunjung datang.
Karena yang namanya menunggu,
harus satu paket dengan bersabar.
Terus menanti tanpa pernah menangis.
Selalu percaya,
bahwa Tuhan punya timing tersendiri.
Terus percaya tanpa pernah mengeluh,
bahwa apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia.
Saat itu akan datang.
Suatu hari.
Pasti.
Karena yang namanya bersabar,
harus setia menunggu.
Hanya bisa menghapus peluh,
jangan pernah mengeluh.
Apa susahnya percaya?
Pada Tuhan,
takdir,
keadaan,
dan dia.
Seperti paket lengkap saat makan,
nasi, lauk, sayur, buah, minum harus ada.
Seperti itu juga menunggu
Karena ini sudah saatnya,
tidak hanya menunggu dengan sabar,
tapi juga meyakini,
dia layak untuk ditunggu.
Karena aku layak memilikinya.
Terdengar terlalu kekanakan?
Seperti terlalu percaya diri?
Bukan,
itu hanya penyemangatku.
Pengobar harapan.
Teman saat menunggu.
Karena aku hanya bisa menunggu-bersabar-dan meyakini.
itu tidak salah kan?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar