Kata orang hidup itu hanya sekali,
tapi kita selalu dihadapkan dengan banyak tantangan.
Tapi aku tidak menyangka,
kenapa harus seperti ini tantangan yang diberikan?
Segalanya datang silih berganti.
Tanpa sadar
bahwa ada aku yang tersakiti.
Aku sebagai pelaku kehidupan sudah sangat tersakiti.
Lalu aku harus bagaimana?
Ingin rasanya aku menangis,
mengatakan pada mereka,
cukup jangan lakukan ini lagi,
biarkan aku larut bersama perasaanku sendiri.
Sendirian.
Kalian tak perlu tahu.
Kalian tak perlu mencari tahu.
Tak apa jika rasa itu berdiam
hingga tak sanggup bergerak.
Terserah dia.
Tapi apa daya?
Segalanya terlambat.
Baru sekarang aku sadar,
lebih baik aku berdiam diri bersama perasaanku.
Dari pada mereka semua tahu.
Mereka yang tak pernah kuundang
untuk tahu semua itu.
Bisakah jika aku ingin segalanya kembali normal?
Aku sudah bosan,
bosan tersakiti perasaanku sendiri.
Bosan terlihat bodoh di hadapanmu.
Bosan mempermalukan diriku di hadapanmu,
di hadapan teman-temanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar