Kejadian itu...
Masih terputar jelas dalam benakku.
Kejadian yang terjadi
hanya dalam beberapa menit,
tapi rasanya merangkum
semua maluku dalam beberapa tahun itu.
Entah aku harus senang,
atau lebih baik aku mati saja.
Aku tidak tahu.
Yang aku tahu sekarang ini,
hanyalah rasa malu.
Malu...
Malu itu ketika aku ditarik paksa
menuju ruangan sempit,
yang setiap hari kamu kunjungi.
Malu itu ketika kamu yang keluar dari ruangan itu
dan bertanya apa yang terjadi.
Malu itu ketika aku memasuki ruangan itu.
Malu itu ketika temanmu,
justru menyuruhku masuk,
padahal dia tahu
hatiku ini untukmu,
tapi hatimu bukan untukku.
Dan malu itu...
Ketika kita berbicara berdua,
berbicara tentang hal yang biasa,
tapi kakiku gemetar.
Dan semua itu,
terjadi dalam satu waktu.
Kemarin,
saat pulang sekolah.
Saat kamu sedang di ruangan itu.
Saat aku mempermalukan diriku sendiri.
Maaf,
jika aku terlalu berani melakukan hal itu.
Maaf,
jika aku lancang berbuat seperti itu.
Aku terlalu bodoh.
Tolong maafkan aku.
Semoga kejadian itu tak terulang.
Dan aku tidak akan membuatmu malu
di hadapan teman-temanmu,
sedangkan aku sendiri tidak akan menahan malu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar