music box

Jumat, 10 Mei 2013

Tentang Permintaan Maafku...

Aku harap waktu akan memberi aku kesempatan
untuk kita berbicara berdua.
Karena masih ada satu hal yang ingin aku katakan padamu,
sebelum aku meninggalkan semua tanya,
sebelum aku mengabaikan segala kesempatan,
sebelum aku tak lagi meneteskan airmata untuk kamu,
untuk segala soal tentangmu,
untuk segala penantian semuku,
untuk segala tawa mereka,
untuk segalanya tentangmu.
Satu hal itu,
adalah hal yang sejak dulu ingin aku sampaikan.
Tentang permintaan maafku,
kepada kamu,
kepada dia,
dan kepada mereka.

Permintaan maafku kepada kamu...
Maafkan aku,
jika aku masih terlalu lancang terus mencintai kamu.
Maaf apabila aku masih terlalu berani
menampakkan wajahku di hadapanmu.
Maaf jika aku membuat kamu terganggu.
Maaf membuat teman-temanmu tahu mengenai perasaanku ini,
sedangkan kamu berusaha menutupinya.
Tapi...
Aku tidak pernah merencanakan segalanya,
semuanya seperti terjadi begitu saja.
Terus mengalir secara alami.
Natural.
Maaf jika aku tidak bisa mengembalikan kehidupan kamu
secara normal.
Tanpa ada aku di sana.

Permintaan maafku kepada dia...
Sampaikan maafku kepada dia,
dia yang mungkin mempunyai rasa kepadamu,
dia yang mungkin merasa terganggu ada aku
yang tiba-tiba datang memasuki hubungan itu,
entah hubungan persahabatan atau percintaan,
segalanya masih semu,
masih menjadi sebuah tanya.
Sampaikanlah segala maafku,
dan bilang padanya aku akan berusaha pergi.
Toh aku sudah lelah,
menyakiti perasaanku sendiri,
kalian sakiti dengan tatapan itu,
melihat tawa kalian.
Yang segalanya terasa menyakitkan bagiku.

Dan yang terakhir,
permintaan maafku kepada mereka.
Teman-teman dekatmu.
Yang sepertinya tidak menyukaiku.
Yang terus menatapku sinis.
Yang selalu membuatku menunduk ketika bertemu.
Maaf,
jika secara kurang ajar aku masuk dalam cerita kalian.
Maaf jika menurut kalian aku bukanlah orang yang tepat untuk menjadi teman.
Maaf sudah terlihat buruk di hadapan kalian.

Sekali lagi...
Maaf
maaf
dan maaf.
Aku minta maaf untuk segalanya,
Entah kesalahan yang mana,
yang pasti,
tolong maafkan aku.
Oya,
mungkin segalanya tidak akan secepat yang kamu, dia, dan mereka pikir.
Tapi percayalah.
Aku ingin berusaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar