music box

Sabtu, 15 September 2012

Dari Pecinta Alam #FF2in1


Takkan Terganti - Kahitna

            Kulangkahkan kakiku ke jalanan terjal menuju puncak gunung. Sendirian. Sebenarnya tidak benar-benar sendirian. Hanya aku merasa sepi. Tanpa kamu yang menemaniku melangkah. Tanpa tawamu, tanpa candamu. Sebenarnya semua itu tak pernah terpikirkan olehku. Tak pernah ada sebersit pikiran bahwa pada akhirnya kita akan berpisah. Kamu pergi dari sisiku.
            Aku tak memahami waktu. Dia datang dan pergi membuatku merasa bodoh. Waktu, saat kita bertemu dalam sebuah komunitas pecinta alam di sekolah kita. Aku terpesona oleh sosokmu. Kuat, menarik, membuatku terpesona. Kamu selalu membuatku semangat ketika harus melewaati jalanan terjal menuju puncak gunung. Tapi apa sekarang? Waktu telah pergi membawamu pergi meninggalkanku. Atau mungkin kamu sudah bosan? Karena semua itu berjalan terus menerus? Atau mungkin lebih banyak cewek yang menurutmu lebih kuat menjalani kehidupan di pecinta alam? Mungkin. Tapi asal kamu tahu. Hanya kamu yang ada di relung hatiku. Mengisi setiap sudutnya. Hingga sulit untukku membuang semua itu. Kamu tak akan pernah tergantikan.
            Tahukah kamu, aku belum pernah mencintai seseorang dengan seperti ini sebelumnya. Sebelum melihatmu aku belum pernah jatuh cinta. Tapi kamu bisa dengan segala pesonamu. Kamu tak akan tergantikan. Karena kamu bukan sekedar indah di mata, tapi juga di hati. Semua kisah yang kamu ukir juga semua hal tentang kamu. Pribadimu. Semua membuatmu tak tergantikan.
            Tapi mungkin benar. Waktu yang bersalah. Tanpa pernah permisi selalu datang dan pergi. Membawa senyuman lalu diganti dengan tangios. Ibarat naik gung. Kita sudah gembira bisa mencapai puncak tetapi di perjalanan pulang terjatuh. Rasanya sakit. Sampai mungkin rasanya tak tahan. Tapi untuk mencintaimu sesakit apapun itu, tak akan pernah mengubahku. Aku tetap mencintaimu. Hanya kamu yang ada di dalam hatiku.
            Waktu. Salahkah aku menyalahkan waktu? Hanya karena dia datang daan pergi selalu mengikut sertakanmu? Apa dia tidak bisa meninggalkanmu terus di sisiku? Atau kamu yang sudah tak betah untuk bertahan? Ya, mungkin aku bukan segalanya untukmu. Tapi bagaimanapun kamu tetap di relung hatiku.
            Aku suka pecinta alam. Atau mungkin aku membencinya? Karena dari pencinta alam aku mengenalmu. Aku mulai mencintamu. Lelaki pertama yang membuatku jatuh cinta. Ya, itu kamu. Kamu orang pertama. Karena hal itu kamu adalah segalanya. Kamu bukan hanya sekedar ciptaan Tuhan yang indah, tapi juga orang yang sempurna. Sempurna untuk dicintai. Kamu tak akan terganti. Terima kasih, kekasihku. Terima kasih juga pecinta alam. Sayang, semoga kamu menemukan yang lebih baik dari aku.

1 komentar: