Tahukah kamu apa yang aku rasakan sekarang?
Karena kamu tidak pernah peduli denganku,
atau bahkan mungkin kamu sudah lupa,
aku masih di sini
masih mencintai kamu.
Walaupun hari demi hari,
dan akhirnya sampai pada hari ini,
kamu sekalipun tidak pernah peduli akan rasa sayangku padamu.
Hingga kapan aku menangisi kepercumaan ini?
Lagipula kamu tidak pernah sadar,
aku butuh tanganmu untuk mengusap airmataku.
Aku butuh tanganmu...
Karena kamulah penyebab airmataku ini terus bergulir.
Aku yakin,
kamu seharusnya mengerti akan hal itu,
tapi kamu tidak pernah mencoba untuk mengerti.
Sekarang apalagi,
hal yang bisa aku lakukan untuk membuat kamu mengerti?
Kumohon...
Beritahu aku,
sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar