music box

Rabu, 15 Agustus 2012

Semua Tetap Sama, Kelabu...


Di saat aku biarkan semua mengalir apa adanya,
jalan itu terbentang tanpa aku paham akan hal itu.

Di saat aku mulai menyusuri jalanan itu
dengan penuh keinginan dan ambisi,
jalan yang kulalui rasanya semakin berliku tak menentu.

Di saat aku mulai menyerah pada persimpangan yang tak ada habisnya,
entah mengapa tanpa aku pahami
aku malah mendekatkan jarak antara kita.

Di saat aku tersadar jalan itu akan segera menemukan tujuannya
aku mulai  kembali menyusurinya,
tapi apa yang terjadi?
Semua tetap sama.
Kelabu...

Lalu apa yang harus aku lakukan?
Mulut boleh bicara,
tinta boleh tertoreh,
tapi hati tak dapat berbohong.

Sekuat apa aku meyakinkan diriku sendiri untuk mengakhiri segala.
Berhenti untuk melanjutkan perjalananku.
Menyudahi untuk terus memotong jalan.
Selesai untuk mencintaimu.
Karena rasanya semua ini percuma!
Kamu tak akan biarkan kita bersatu.

Aku tahu semua akan begini.
Aku akan menangis.
Tapi percuma untuk menyesal.
Aku terlanjur terlalu mencintai kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar