PERAHU - KILAU - PIRAMIDA - GURUN
Andai sebuah PERAHU kertas dapat mewujudkan do'a yang terus kupanjatkan kepada Tuhan. Sudah berapa bulan berjalan? Entah, aku enggan untuk menghitungnya. Yang pasti sudah lama sekali. Sejak aku menginjakkan kak...
i
di sekolah baruku dan bertemu denganmu, bersama kakimu yang sedang
dilanda patah tulang. Sejak itu aku selalu berdo'a pada-Nya "Ya Allah,
Ya Robbiku. Bantu hambamu yang lemah ini, yang tak dapat berbuat
apa-apa tanpa-Mu. Bantulah aku, hambamu yang dilanda perasaan cinta
ini, Ya Allah. Sembuhkan dia, lelaki yang aku cintai. Beri dia
kemudahan untuk kembali mendapatkan kakinya yang normal. Aku tak kuat
melihatnya, Ya Allah. Dia sudah terlalu banyak kesakitan, perasaan dan
raga. Tunjukkanlah KILAU kasihmu, Ya Allah. Kabulkanlah do'aku." Namun,
sampai sekarang do'a itu belum juga terkabulkan. Buktinya kaki kirinya
belum juga memakai sepatu seperti kaki kanannya. Aku terus bertanya
pada apapun yang kutemui, pada matahari yang menemani aktifitasnya.
Pada rembulan yang menemani tidurnya. "Sebenarnya apa yang menyebabkan
dia seperti itu? Apa dia mencoba terjun dari PIRAMIDA di GURUN pasir?"
Tapi sampai sekarang aku belum mendapat jawaban apapun. Andai aku dapat
merawatmu dan membantumu untuk segera sembuh. Aku ingin. Ingin sekali.
Tapi sayang itu hanya mimpiku belaka. Aku hanya bisa berharap, semoga
kamu cepat mendapatkan kaki yang normal, seperti dulu.
3 WORDS kali ini 100% curhat!!! bener-bener curhat!!! -_- cukup tau aja kamu yang di sana, yang mungkin ga merasa kalo aku selalu khawatir ke kamu. Semoga cepat sembuh. :). Berdo'a terus supaya dijaga sama Allah :)


