Aku melihatmu lagi. Hanya sekilas. Sebenarnya aku bisa memandangmu lebih lama. Sayangnya aku tak berani. Aku terlalu takut. Sebenarnya lebih tepat jika dibilang aku terlalu percaya diri. Aku takut kamu akan mengenali aku. Aku takut, terlalu percaya diri, atau aku bodoh? Entah! Aku juga sama tak tahunya.
Sekarang aku belum bisa tenang untuk tidak mencarimu. Bagaimana keadaanmu? Aku ingin tahu. Apakah kamu sehat? Aku penasaran? Apakah masih ada luka di tubuhmu? Aku hiper ingin tahu.
Aku hanya bisa berdo'a. Kelak ketika kita ditakdirkan untuk kembali berdo'a, semoga saja tak ada segorespun luka di tubuhmu. Semoga senyum itu selalu menghiasi wajahmu. Walaupun mungkin saat itu kau sedang bersama perempuan lain. Tak masalah untukku.
Melihatmu tersenyum bahagia, itu sudah cukup membuatku ikut bahagia.
Aku teringat lagu kesukaanku: Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya
Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia (rencananya abis ini mau dipost :3)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar